Yes! Film Porno Pelecehan ini.. Bagaikan kucing melihat ikan, Bram seperti ingin menerkam langsung dan menyetubuhinya di depan loket stasiun tersebut.“Mas maju mas.. Teng tong..” itu suara notifikasi LINE si bram. Orang disekelilingnya mulai memperhatikan chintya karena hal tersebut.“Mas, kamu ngapain?!” Bagaikan disambar petir, suara itu datang dari seorang bapak usia senja yang sejak tadi memperhatikan gelagat aneh Bram.“Pak security! Untuk sesaat Bram mencoba melupakan sosok wanita tersebut.***
Kereta telah tiba di Tanah Abang, Bram harus turun karena harus transit menuju kereta yang mengarah ke Bekasi. tanpa menghiraukan lagi mamanya.Sesampainya di stasiun, Bram membeli kartu dulu di loket karena dia tidak punya kartu langganan untuk naik kereta. kenalin aku chintya, enak ya? – BramTangan chintya semakin agresif bak ramboo di hutan vietnam, membuka resleting Bram saat kereta sedang berjalan. Namun Bram berusaha tenang, perlahan akal sehatnya mulai menguasai dirinya sekarang.Tiba-tiba wanita tersebut membuka hape lalu menulis di note beberapa kata, dan hape itu diberikan oleh Bram. Banyak anak-anak dan orangtuanya yang sepertinya ingin belanja di Pasar Tanah Abang atau




















