It was driving student Tiny Tina’s final lesson today, and the first thing she did getting into the car was to hit me in the face with her hand bag. Bokep Montok Tina drove extremely poorly. She forgot she needed to turn the key to turn the car on, drove with reckless abandon, and kept grabbing her purse and hitting me in the noggin. By the end of the lesson, I thought I needed to go to the hospital, and she was begging me to pass her. There was no way I was going to approve her until she started touching my thigh, then stroking my cock. Her lips around my dick made me forget about my headache. I took her outside the car and pulled her pants down, smacked her ass, then fucked her tight pussy over the passenger window. I stripped her clothes off and fucked her missionary style, pulling out to cum on her shaved pussy!
sori bgt!” cerocosku cepat sambil menarik handle pintu, tapi tiba-tiba aku berubah pikiran.Hujan lebat dan berisik sekali diluar sana, buktinya si mbok aja gak bisa denger jeritan Isabell tadi, apa salahnya kalau aku coba berbuat nakal.. Batang zakarku masih keras, tapi Isabell berlari ke toilet. Aku yg kaget, takut dan bingung cuma bisa bengong dan menyesal kenapa pintu gak dikunci sampai tiba2 batangku digigit2 kecil oleh Isabell.“mmmmffh… enak Bell.. “Kalo gitu kali ini kamu kocokin aku ya..!” pintaku sedikit memelas manja.Isabell langsung membuka celanaku, ditangkapnya batang Burungku yg sudah keras dan dia mulai turun kebawah memberikan servis oral.“mmh… enak bgt sayang. “iyah.. UHHH yesss ssshh…….” Ceracau tante Felisa menandakan dia sudah orgasme, badannya meliuk-liuk dan mukanya dibenamkan lagi di ranjang.. memeknya yg sempit makin kuat memijat-mijat batang Burungku.“ko.. Isabell sudah kembali dari toilet, mukanya kemerahan, dia berjalan kearah kami yg sedang ber-doggy-style. yes… yes… akhhh… teruuusss… terusss… mmffh… enak sayang…”
“terusss.. Seperti suatu keinginan besar yg sudah lama dipendam dan saat ini saat paling tepat untuk dilepaskan..





















