biarkan Ibu istirahat dulu,” pintanya.Aku tidak memperdulikan permintaannya, kubalik tubuh telentangnya, tubuh Ibu Maya tengkurap kini.“Jangan.. Bokep Mom too.. Ibu lemas sekali.”Aku angkat tubuh tengkurapnya, Ibu Maya pasrah dalam posisi nungging. plak.. Yah dari pada nunggu besok mendingan kamu selesaikan sebentar di rumah Ibu OK?”Aku hanya diam saja, pikiranku benar-benar kacau saat itu, sampai sampai aku tidak tahu kalau aku sudah sampai dirumah Ibu Maya.“Ayo masuk..” ajak Ibu mia.Aku sungguh terkagum kagum melihat rumah bos ku yang sangat besar dan megah. Sebuah kamar yang besar dan mewah sekali. Ya aku hanya bisa pasrah, mau tidak mau aku harus menceritakan semua yang terjadi antara aku dengan Ibu mertuaku agar rahasiaku tetap aman.“Kring..” , kuangkat telepon di meja kerjaku.“Gimana? Setelah lama ngobrol tiba tiba handphone yang satunya berbunyi.“Hallo, selamat pagi.”“Pento kamu tolong ke ruang Ibu sebentar.”Ternyata Bos besar yang memanggil, aku pun beranjak dari tempat dudukku dan bergegas menuju rangan Ibu Maya.




















