Aku mengangguk. Bapak itu mengerang kenikmatan, akupun juga mendesah horni. Bokep Live Karena itu, lewat ini, aku mau pamit sama kamu….Aku berhenti sejenak sebelum melanjutkan membaca pesannya. tanyaku setelah keluar dari toilet.Hmm, apa ya… kita mutar-muter dulu deh… Ajak Dira kemudian. ujar bapak itu kemudian.Boleh pak jawabku dengan nafas ngos-ngosan karena orgasme barusan. Ternyata responnya beragam saat mengantar paket. Ngebayangin semua itu waktu masturbasi bikin aku cepat sampe. Tampaklah penisnya yang sudah tegang. Lepas dong… sambungnya.Iya… iya… nanti gue lepas, tadi dari rumah gak ada niat aneh-aneh soalnya, hehe balasku.Hmm… Oh ya, berarti kamu masih perawan? Aku tertegun. Tanpa kusangka-sangka bapak itu menurunkan celananya. Aku yakin Dira bukan benar-benar pelacur. Soalnya emang capek sih seharian nemenin dia.Kemudian kamipun sampai ke tempat pijit. Dia meminta aku rileks. Aku kebawa horni. Wajah Dira tampak memelas, tapi dia tidak menolak keinginan si kurir.Ya udah aku pergi dulu ya Ujar Dira yang ku balas dengan melambaikan tangan.Dira dan kurir itupun pergi. Sampai saat kita bertemu lagi, aku akan selalu ingat apa yang




















