Apa orang miskin tidak punya hak untuk mencintai dan dicintai? Mendengar ini tentu saja aku sakit hati, apalagi mendengar Rianti akan dijodohkan dengan orang lain yang lebih kaya. Bokep Colmek Atau mati?” ancamku. Tapi semua sudut rumah telah kami cari, tidak terlihat keberadaan mereka, kemana perginya Rianti dan ibunya? Kami pun ngobrol-ngobrol sebentar sebelum keluar dari rumah. Dengan kasar aku menarik tangannya dan menjatuhkannya tepat di depanku. Apa orang miskin tidak punya hak untuk mencintai dan dicintai? Dini masih terus menangis, sesekali aku menampar pipinya ketika ia merasa jijik dan melepas kulumannya. Pipinya bersentuhan dengan maskerku yang sedikit kasar dan bau ini, ku cium bibir hingga ke lehernya, hmm, harum sekali. “Optimis dong bro, entar malem dia pasti jadi kok…” walaupun Mamat belum memiliki pacar, tapi dia lebih mendukungku untuk mempunyai seorang tambatan hati. “Akkuuu moohhhoooonnn jaanggannn…” ia memohon dengan menangis lebih keras.










