Sambil mengisi dia melirik tetekku yang besar dan terbungkus kaos tipis yang basah. Bokep Tante Sambil membantuku memakai CD dia mengusap-usap memiawku dan saat aku memakai BH ku dia meremas-remasnya dengan alasan biar pas posisinya, dasar anak muda yang aneh. Nampak mereka berbisik, dan aku sedikit mendengar. “Bener mbak?”, katanya. Aku berusaha tambah menggodanya dengan mengusap sisa-sisa air hujan di tetekku. Aku berhenti tepat di depannya. Montok banget… , ra nganggo BH maneh”. “Iya nie pak, jadi basah gini”, kataku sambil mengusap-usap dadaku yang membuat tetekku makin tercetak jelas. Gak jauh dari rumah aku belok ke pom bensin. “Ahmad….”, si pemuda mengulurkan tangannya sambil gemetaran. Mengelap peju Ahmad di tetekku dengan leggingku. Sesaat kemudian berhenti di sebelahku 2 anak sma naik motor. Akupun mengikuti pak Abdul ke belakang kantor SPBU, belakang kantor merupakan lorong sempit antara gedung SPBU dan tembok pembatas area SPBU. Setelah berpakaian lengkap akupun pulang dengan jas hujan pinjaman.




















