Aku menyetujui proposal mereka karena sesuai dengan keinginanku ditambah mereka bertigalah mahasiswi keperawatan yang paling cantik, sehingga membuatku betah berlama-lama membimbing mereka, dan mahasiswa lain pun ku tolak, dengan alasan sudah terlalu banyak mahasiswa bimbinganku. Bokep Tante Saat itu aku baru saja terbangun, karena hari ini adalah hari Minggu maka tadi malam aku habiskan dengan chatting dengan teman-temanku sampai larut malam hingga aku terbangun agak kesiangan. “Bagaimana kalo kami, ngambil sampel sperma bapak?” kata Aulia lagi. Tetapi aku berusaha untuk tetap tenang, walaupun benda diselangkanganku mulai tak sabar. Mereka bertiga kemudian masuk ke ruanganku. Aku memegang bidang keilmuan klinis di kampusku. “kami akan ambil masing-masing 1 botol sampel pak, bisa kan pak?” kata Mifta lagi dengan suara sedikit menggoda, mungkin ia berusaha menaikkan libidoku untuk mendapatkan sampel yang maksimal. Aku yang tak mau menyia-nyiakan kesempatan menyetubuhi ketiga gadis cantik ini segera mengambil persediaan viagra ku lalu langsung menelannya 5 butir sekaligus. “maaf ya bapak seadanya aja, maklum lah ngga ada yang ngurus” kemudian mereka pun tersenyum.




















