Celingak-celinguk memeriksa orang-orang disekitarku. “Dik! Bokep Thailand “Alex mau dong.” Pintaku sambil menatap sekali lagi wajah pangeranku yang tampan itu. sebelum tidur seperti biasa, aku sering berkaca dan ngomong sendiri di depan bayanganku_mencela diri sendiri lalu memuji diri sendiri_setelah kuperhatikan, tubuhku agak kurus dan kepanjangan. Baik bener, tumben ada yang mau berbaik hati sedikit padaku. Dasar sifatku yang suka minder dan kurang cakap dalam bergaul, sehingga saya rada antisosialis. Yang itu ya?”
“Sedikit lagi kak. Sambil memegang jidatku, aku menatap ke atas, ternyata teman-temanku sudah mengelilingi dan tertawa-tawa melihat kebodohanku. Tapi sayangnya ternyata dia harus ke kalimantan minggu depan karena ada pekerjaan yang menanti. maksudnya kakak mau chatting tidak sebentar malam.. Aku tidak akan mendapatkan cintaku kalau aku tidak mendapatkan keberanian, kesempatan, dan kemauan. “Yak set 2!” Teriak wasit dari tengah lapangan.Aku istirahat dan turun minum digantikan oleh Melki, lalu saya duduk di bangku kayu pinggir lapangan melihat temanku Melki bermain, dia sedikit lebih hebat dariku.




















