Maka, tanpa berpikir panjang lagi, aku langsung pulang saat itu juga. Bokep Mom Orangnya baik, supel dan enak diajak ngobrol. Aku mengangguk. Dia bilang, seharusnya sweet seventeen dirayakan secara khusus. Aku belum pernah merasakan surga dunia senikmat itu, maka aku tidak tahan. Jadi, kamu boleh minta apa pun yang kamu mau.” “Kalau Tante sendiri mau kasih apa?” tanyaku. “Vaaan, kamu udah gede sekarang….,” bisik Tante Ning. Kini aku berani membalas ciuman buas Tante Ning. Please…, yaaaahhhhhh ”Beberapa menit kemudian, aku merayap lembut menuju perut Tante Ning, dan terus merapat di seluruh bagian buah dadanya. Aku jadi semakin tidak enak hati. Yang jelas, kami sama-sama terdiam untuk beberapa saat. Itu makanya aku jadi senang. Tidak lama, Tante Ning keluar kamar, tapi aku tidak melihat dia membawa kado.




















