Saat itu di sana masih ada empat orang tamu yang sedang bermain ditemani oleh manajerku. Uh.. Bokeb ujar Rosa dgn nada menyesal.Thanks banget untuk usaha lu Ros. Jangan di dalam..! Oke? serunya dengan nada marah.Tenang aja Ros, elu duduk aja di sana, nungguin gua..! teriakku kaget sambil meronta dengan sekuat tenaga, tapi laki laki itu terus menindihku dengan kuat, membuat aku benar benar tidak bisa bergerak sama sekali, akhirnya aku terkulai lemah tak berdaya sambil terus menangis.Pak Hendra..! Toketnya yang besar tampak menggeletar dan terlempar kesana kemari saat tubuhnya bergerak naik turun. Saat itu keadaan Rosa benar benar sudah sangat berantakan, kemeja lengan panjang yang di kenakannya sudah terbuka lebar dan hampir lepas dari tubuhnya, sementara bra yang dikenakannya sudah tampak setengah terbuka hingga membuat satu toketnya menyembul keluar.Jangan.. Tapi kalau saya kalah terus gimana? eemmhhh. Dan Rosa tampak mengerang kesakitan sambil menggeliatkan tubuhnya.Arghh..




















