Chelsea sementara aku minta tidak masuk sekolah, sudah ijin tiga hari, aku takut Alex kembali menculiknya karena aku melanggar kesepakatan. Bokepindo Aku mendapat nomor 203, itu adalah kamar di mana pelanggan yang sudah berhasil membayar Alex dengan harga yang ia mau. Aku masih ketakutan, Alex terus menelponku, hp sengajaku silent kan agat tidak berisik. Aku menjadi takut dengan ancamannya, sepertinya dia tidak main-main, apalagi kemarin-kemarin dia sudah berani menculik Chelsea.***Ku bangkit dan berpakaian yang rapi, mencoba melangkah walau pun sedikit lemah. “Wah, ternyata benar toh”, balas Alex sambil tersenyum.“Jadi, hari ini kita ke mana?”, tanyaku kepada Alex, karena hari-hari sebelumnya aku diperalatnya menjadi wanita pemuas nafsu seks. “Loh, tanganmu kok panas?”, tanya pria yang memegangi tanganku itu. Badanku masih capek, kepalaku sedikit pusing, dengan perlahan aku berjalan ke arah kamar itu.‘TOK TOK TOK’ aku mengetuk pintu.




















