Lalu katanya lagi, Kamu punya jauh lebih besar daripada punya papamu, Ton…oh iya…almarhum ibumu kan orang Arab ya?Aku tidak menyahut. Bokep Ojol Padahal aku tau dia belum menyelesaikan pekerjaannya.Mama malah duduk di sofa panjang. Ibu tiriku bangkit dari sofa.Iya Mam, aku mengangguk. Aku bahkan harus berterimakasih, karena mama (demikian aku memanggil kepada ibu tiriku) memperlakukanku seperti kepada anaknya sendiri. Yang satu untuk dibuka dari kamar ortu, yang satu lagi bisa dibuka dari kamarku. Karena biasanya ia jauh-jauh saja dariku. Saat itu ayahku sedang di luar Jawa untuk mengurus bisnisnya. Di masa ujian yang semakin dekat, aku malah terus-terusan mikirin tubuh ibu tiriku.Bahkan pada suatu sore, kegilaanku datang tak terkendali. Terlebih ketika aku mulai memainkan pentil buah dadanya, dengan pengalaman yang sudah cukup banyak dari kisahku bersama Mbak Ning.Ton… terdengar suara Mama tersendat.Iya Mam?Kamu kok jadi aneh begini Ton?Gak tau kenapa…belakangan ini aku mikirin Mama terus… sahutku sambil memasukkan tangan kiriku ke arah buah dada Mama yang sebelah kiri pula.




















