Kemudian aku langsung saja cabut ke rumah Rere, eh nggak tahunya di situ ramai juga teman-temennya yang datang, termasuk Vinvin.Acara pesta tersebut berlangsung sampai jam 9 malam. Bokep Rasanya nikmat banget, penisku seperti diremas-remas dan hangat-hangat basah.Sambil menarik napas, kulihat kalau Vinvin sudah agak tenang lagi, tapi rupanya dia meringis menahan sakit, kebesaran barangkali yach? Rupanya sudah basah, nggak ambil peduli langsung saja kulepas seluruh celananya sampai Rere benar-benar bugil.Terus aku suruh Rere pegang penisku sampai muka dia kelihatan kemerahan. Aku lihat Rere disampingku bengong saja dan cemberut merasa kalah duluan.Terus Rere pergi sebentar, aku masa bodoh saja, kutarik si Vinvin ke pangkuanku dan bibirnya masih kulumat habis.Gila! Sementara di rumahnya tinggal Vinvin saja yang belum pulang dan orang tuanya juga nggak ada.Pas sedang asyik mengutak-atik PC-nya, dia menungguku di sampingku dengan sekali-sekali melirikku, aku sendiri masih hati-hati mau menembak dia.




















