“Lis…. Film Porno “Jadi kenapa?” Hening sejenak, lalu
“Sayanya Kang, saya yg tak beres…”
“Tak beres apanya, ayo cerita, jangan sungkan-sungkan. Sekilas Aku sempat melihatnya lewat dari balik bentangan koranku. Muka Lilis berkerut, dia menggigit bibirnya sendiri, ekspresi seperti orang yg sedang kesakitan. Hanya kain daster saja yg ada dipunggungnya. Aku dorong kepala Lilis menjauh, ciuman terlepas. Daging yg sekal sesuai bayanganku tadi. Kebiasaan di rumah Aku selalu mengenakan celana pendek. “Ooooohhhh….. Lilis memang bukan pembantu. dari ‘tampak luar’ saja sdh terlihat, tak harus ‘memeriksa’ ke dalam. butuh Kang …. butuh Kang …. Wajah mirip, hanya isteriku langsat dia sawo matang. Putingnya kecil tp telah mengacung ke depan. Kesadaranku berangsur menghilang….. Tp masih belum mau bicara. Kemudian, ini gerakan refleks yg wajar dan biasa ketika sambil berciuman telapak tangan kananku mulai meremas-remas buah dada kirinya yg hanya tertutup daster.




















