He he”, dengan nakal Lia mempermainkan kancing kemejanya.“Dibuka aja, siapa tau nanti Bapak haus he he he”.“Ih Bapak ini…!”.Lia pun menuruti kemauan Pak Wid. Bokeb Pelan-pelan jari-jari Lia menari-nari membuka sabuk dan resleting celana panjang yang dipakai Pak Wid. He he”.“Mau dicium…”.Pak Wid pun langung mendekatkan bibirnya ke bibir Lia, namun wanita cantik itu menghentikannya.“Tapi ciumnya nggak di sini”, Lia menunjuk ke arah bibirnya.Pak Wid mengerutkan keningnya. Dengan cepat Lia kemudian menelan cairan tersebut sampai habis.“Sini Pak saya bersihkan”.Setelah cairan sperma Pak Wid habis tertelan, Lia mengambil batang penis atasannya tersebut dan kembali mengulum dan menjilatinya. Ia lalu merapikan dasi dan kemejanya. Ya udah berkasnya kamu taruh saja dulu disini, bilang ke Pak Tio besok pagi rangkumannya akan saya serahkan langsung di ruangannya”.Wiwin lalu meletakkan berkas-berkas tersebut di atas meja kerja Lia, “Kalau begitu saya permisi dulu Mbak”.“Oh iya Win, kamu nggak back up datanya dalam bentuk softcopy?”.“Sudah Mbak, sudah saya taruh juga di dalam map”.“Kalau begitu makasi ya…”.“Sama-sama Mbak”, kemudian Wiwin melemparkan senyum ke arah Pak




















