Yang aku khawatirkan sekarang hanya kalau-kalau Edwin memberitahukan hal ini ke orang-orang lain. Bokep Montok Aku berdiri dan berjalan ke arah keduanya, sambil kulepas juga kausku. Lalu diarahkannya kontolku masuk ke dalam lubang yang masih sangat rapat itu. Salah, aku kaget bukan karena itu. Timo!” “Bentar, bentar,” potong Edwin. Budi di kamar. Lalu Timo menundukkan badannya dan mencium Budi. Timo bergerak naik turun dengan cepat sambil mengerang cukup kencang.Sosoknya yang maskulin, gerakannya yang penuh tenaga, dan kontolnya yang luar biasa panjang dan besar— aku selama ini berpikir dia pasti posisinya top, dan sekarang pun masih sulit mempercayai apa yang sedang dilakukannya. Kita berempat terdiam canggung. Terlihat Timo sudah terlelap, begitu saja dalam keadaan telanjang bulat. Aku mulai panik dan berpikir dari mana saja Edwin dapat menemukan informasi perihal aku dan Budi. Melihat kita berdua, Budi kembali ke dalam kamar, menutup pintu.Aku bergegas melepas tanganku dari Timo dan berdiri hendak menyusul Budi, tapi Timo menghentikanku.




















