sroott.. Bokep Family Kami langsung tertidur karena ternyata menjalani resepsi tu sangat melelahkan, walaupun cuma senyum dan salaman.Ketika paginya aku bangun, dia gak da disebelahku, aku memang bobo duluan semalem. mmff..” desahanku semakin menggila.Tangannya tidak tinggal diam, kedua toketku diremas dan pentilku diplintir lembut menambah kenikmatan bagiku. Setelah beberapa menit, kulepaskan ciumanku. “Mmhh…enak bang, terus..terus.. Masa bodoh ah, aku juga terpaksa nikah ma dia untuk menyenangkan kedua ortu aja. nikmaatt.. Dihentikannya remasan pada kedua toketku, aku menaikan pinggulku dan menurunkan celanaku. “Oh, mau doggy style ya, ayo” ajakku bersemangat.Setelah aku siap menungging, dengan pelan ditempelkannya kepala kontinya ke bibir vegiku dan perlahan-lahan ditekan masuk sedikit demi sedikit, “Terus bang.. Sampai di rumah makan itu lalu kami memesan makan dan minum. “hebat juga kamu ya, master banget deh kayaknya, ngasi kursus juga ya?” “ya nggak lah, Sintia juga baru pertama kali praktek nih, tau dari baca buku ama liat film bokep, ternyata rasanya dahsyat yah” jawabku.“jadi bibir kamu sekarang juga udah nggak perawan nih,” candanya.




















