Benar benar merendahkan sekali. Bokep Japan Akhirnya aku melenguh,”Nggmm…”. Setelah aku terbaring di sana, pak Edy segera melebarkan pahaku, dan mulai mencoba memasukkan penisnya ke dalam liang vaginaku. Aku berjalan ke tempat duduk sambil melamun.Ketika aku sudah duduk di sebelah Jenny, aku dikagetkan oleh cubitan Jenny.“Eliza.. Begitu aku melepaskan kulumanku, Dedi juga roboh di sebelah pak Edy. Sebaiknya kita dengarkan diam diam deh”, bisikku lagi.Kemudian kami berdua menajamkan pendengaran, dan tak lama kemudian aku mendengar suara desahan perempuan. Aku dan Jenny sudah akan keluar menuju ke kantin, ketika tiba tiba aku melihat pak Edy masuk.“Eliza, selesai istirahat, temui saya di ruangan saya. Kemungkinan besar dia juga laki laki yang tadi rebahan di gudang dan ditindih oleh Vera .Belum sempat aku berbuat sesuatu, liang vaginaku sudah terbelah oleh penis laki laki di depanku.“Aaammpphhh…”, aku merintih, tapi segera disumbat oleh penis laki laki yang memang sudah jelas menginginkan servis oralku.Kedua pergelangan tanganku dicengkeram erat, aku sempat berhasil melihat pelakunya, yang ternyata adalah pak Edy!




















