Masih terjebak di Cawang. Aku membuka tas dan mengambil sweater. Bokepindo Tanganku bergerak mencari celana dalamnya. Tidak melorot sih sebenarnya. Tapi sekarang penisku bisa bebas mengacung menunjuk langit. aku kembali menutup mataku.Perjalanan ini sesungguhnya bakal menyenangkan, kalau tidak harus mendengar rengekan anak 5 tahun yang sepertinya tidak pernah diam itu. Sangat pelan. Penuh kemenangan. Suara air hujan menderu keras sekali di atas atap. Tepat setelah aku lulus dari kuliah, aku mendapatkan kerja yang cukup nyaman di sebuah perusahaan telekomunikasi cukup besar daerah Jakarta Selatan. Kemudian dia seperti terkejut dan kemudian menarik tangannya dan kemudian melipatnya di depan dada. Paling tidak dengan jariku.“Ga papa …”,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, AB 7766 BK. Semua orang tampaknya sudah terlelap. Aku segera menutup mataku, pura-pura tidur. Penuh kemenangan. Kalau saja Mei di sampingku, pasti kepalanya sudah bersandar di bahuku, dan tangannya memeluk lenganku. Dan keras. Luar biasa …,” bisiknya, memandang kepadaku.




















