Kupandangi wajah cantiknya, wajah kami saling menatap dan tanpa sadar wajahku makin mendekati wajahnyaKetika semakin dekat tiba-tiba wajahnya maju menyambutku sehingga bibir kami sekarang saling berpagutan. Kami yakin dia tidak berani kelewatan karena dia juga tidak ingin hal ini diketahui keluarganya.Sejak itu kami semakin akrab dan sering melakukakan perbuatan itu lagi meskipun tidak sampai pacaran, karena kami sudah punya pacar masing-masing.,,,,,,,,,,,, Sadar atau tidak kurasakan bulu kudukku berdiri dan membayangkan makhluk apa yang nantinya akan muncul.Ah konyol, kubuang pikiran itu jauh-jauh, hantu mana mungkin terdengar bunyi langkahnya. Bokep Crot Tak lama kemudian Cicik menjerit keras, “Akkhh…!” tubuhnya menegang dan tersentak-sentak lalu terkulai lemah menelungkup, begitu tubuhnya rebah langsung disambut Pak Rendi dengan kuluman di bibirnya.Aku dan Pak Rendi melepas penis kami dan berdiri di depan Cicik secara bergantian dia mengulum dan mengocok penis kami hingga sperma kami muncrat membasahi wajahnya.Tubuh kami bertiga sudah bersimbah keringat dan benar-benar lelah, terutama Cicik, dia nampak sangat kelelahan setelah melayani 2 lelaki sekaligus.




















